ProFauna Dukung Program Konservasi Penyu di Airkuning, Jembrana

Setelah sebelumnya mendukung program konservasi penyu di Pantai Kuta dan Perancak, Bali, kini ProFauna mendampingi masyarakat yang menjalankan program konservasi penyu di Airkuning, Kabupaten Jembrana, Bali. Program konservasi penyu di Airkuning itu dijalankan oleh kelompok masyarakat bernama "Segara Urip" yang dipimpin oleh I Gede Sudita sejak pertengahan tahun 2013. ProFauna Indonesia bersedia mendampingi "Segara Urip" karena mereka punya komitmen tinggi untuk melestarian penyu di wilayah Jembrana dengan memperhatikan kaidah konservasi dan kesejahteraan satwa.

Kelompok Segara Urip sepakat dengan ProFauna bahwa tukik yang menetas akan segera dilepas ke laut. Tidak akan ada tukik yang ditahan dalam bak-bak dalam waktu lama dengan alasan untuk kepentingan wisata. Mereka juga sepakat bahwa dalam program konservasi penyu di Pantai Airkuning itu tidak akan ada praktek jual beli telur penyu, apalagi penyu hidup. I Gede Sudita mengatakan, "kami mendirikan program konservasi penyu di Airkuning ini semata-mata karena kepedulian kami akan pelestarian penyu, bukan karena alasan komersil. Saya berharap anak cucu kami nanti masih  bisa melihat penyu mendarat di pantai-pantai yang ada di Jembrana".

Bayu Sandi, campaign officer ProFauna, menegaskan, "ProFauna menentang keras penahanan penyu atau tukik dalam waktu lama untuk alasan wisata. Tukik yang menetas hendaknya segera dilepas ke laut pada waktu yang tepat". Bayu menambahkan, "dengan semakin banyaknya kelompok masyarakat di Bali yang peduli akan pelestarian penyu itu akan semakin baik. Suatu kebanggaan bagi ProFauna bisa bekerja sama dengan kelompok masyarakat Segara Urip untuk menjalankan program konservasi penyu di Airkuning".

Pantai Airkuning menjadi habitat beberapa jenis penyu antara lain penyu lekang dan penyu belimbing. Pada bulan Juli 2013, masyarakat setempat melaporkan adanya penyu belimbim yang bertelur di Pantai Airkuning. Sayangnya telur penyu tersebut terlanjur sudah diambil oleh masyarakat.

Adanya program konservasi penyu di Pantai Airkuning yang dijalankan oleh Segara Urip dengan dukungan ProFauna itu diharapkan bisa menghentikan pengambilan telur penyu secara ilegal. Apalagi proses pembentukan Segara urip itu juga mendapatkan dukungan dari aparat desa, masyarakat adat dan juga tokoh agama setempat. Gede Sudita menegaskan, "kami optimis dengan dukungan dari masyarakat, pemerintah dan juga lembaga seperti ProFauna itu kami akan bisa berbuat secara maksimal bagi pelestarian penyu di Jembrana".

Inoirmasi lebih lanjut silahkan hubungi:

Bayu Sandi (campaign officer ProFauna)

Email: bayu@profauna.net

© 2003 - 2021 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.