Tekan Aksi Pencurian Telur Penyu, Kapolres Kelilingi Kepulauan Derawan

PULAU DERAWAN - Maraknya aksi pencurian telur penyu membuat pihak Kapolres Berau Anggie Yulianto Putro, terpaksa melakukan patroli dengan mengelilingi kepulauan derawan, selama beberapa hari berturut dengan membawa sejumlah media massa.

Pencurian telur penyu yang terjadi beberapa waktu lalu yang dilakukan dengan membunuh induk penyu tersebut, ternyata membuat kapolres tergerak untuk melakukan patroli. Untuk menekan angka pencurian, Kapolres Berau turun langsung melakukan pemantauan dan pengecekan beberapa sarang penyu di Pulau Derawan, Kecamatan Pulau Derawan.

Pengecekan tersebut dilakukan bersama dengan Koordinator PROFAUNA, Bayu Sandi. Seperti pantauan media ini, Kapolres bersama tim melakukan penyisiran pantai wilayah A yang biasanya menjadi wadah penyu bertelur. Dalam penyisiran tersebut, tim berhasil menemukan jejak-jejak penyu yang naik ke daratan untuk bertelur.

Namun, dari dua sarang yang ada, tim hanya menemukan satu sarang yang berisi telur.
Anggie mengatakan, pihaknya turun ke lapangan melakukan pemantauan langsung dan melihat beberapa sarang penyu yang ada. Dari patrol tersebut terdapat dua sarang yang ditemukan, tapi satu sarang sudah diambil telur penyunya.

Mendapat informasi tersebut, tim langsung melakukan pengecekan ke rumah kepala balai konservasi untuk memastikan telur-telur yang diambil saat itu sudah aman dan diserahkan kepada pihak balai konservasi.

"Ini langkah antisipasi dan pengamanan untuk telur-telurnya. Jadi kita pastikan lagi ke rumah kepala konservasi bahwa telur yang ada sudah diamankan," bebernya.

Dikatakannya, untuk mengantisipasi hal ini, sebenarnya perlu langkah dari instansi terkait untuk pencegahan dan pembinaan kepada masyarakat agar tak mencuri telur penyu.

"Kalau masalah ini kita serahkan sepenuhnya kepada instansi terkait untuk pencegahan dan pembinaannya. Untuk pihak polisi sendiri bersedia mendampingi dan menindak jika memang kembali terjadi pencurian telur-telur penyu tersebut," lanjutnya.

Ditambahkannya, untuk pengamanan telur yang akan bertelur di musim penyu bertelur. Anggie memastikan dirinya siap menerjunkan personel melakukan pengawasan dan pemantauan di lapangan.

"Kan ada jadwalnya itu. Kapan saja musim telur, nanti kami cari informasinya. Selanjutnya kita akan koordinasikan dan kita siap menurunkan anggota untuk melakukan pengamanan," tuturnya.

Terpisah, Kepala Balai Konservasi, Ading mengatakan, pihaknya menerima 91 telur penyu yang didapat tim patroli Rangger BLH. Selanjutya, telur tersebut didata.(*/ded/asa)

Sumber: http://berau.prokal.co/, Foto: PROFAUNA

© 2003 - 2021 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.