Keliling Kalimantan dengan Sepeda Motor untuk Kampanye Hutan dan Orangutan

Enam orang aktivis ProFauna Indonesia melakukan kampanye pelestarian hutan dan orangutan Kalimantan dengan cara unik yaitu keliling Kalimantan dengan menggunakan sepeda motor. Dalam kampanye yang diberi nama "Ride for Borneo 2014" itu aktivis ProFauna yang salah satunya wanita akan mengunjungi hutan-hutan di Kalimantan timur yang menjadi habitat orangutan. Tim ProFauna akan mendokumentasikan situasi terkini hutan Kalimantan yang semakin menyempit yang mengancam kelestarian satwa langka seperti orangutan.

Kampanye ProFauna bersama International Primate Protection League (IPPL) yang akan dilakukan mulai awal April 2014 hingga akhir Mei 2014 itu diharapkan akan meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya melestarikan hutan Kalimantan, bukan saja untuk kelestarian orangutan tetapi juga untuk kehidupan manusia yang lebih baik. Rosek Nursahid, aktivis ProFauna yang juga salah satu pengendara motor, mengatakan, "setelah sukses dengan kampanye Ride for Orangutan Sumatera di tahun 2013, kini ProFauna melakukan kampanye Ride for Borneo yang lebih difokuskan untuk kampanye hutan yang jadi habitat orangutan".

Pada tahun 2004 ilmuan memperkirakan populasi orangutan di pulau Kalimantan (baik yang masuk Indonesia dan Malaysia) tinggal 54.000 ekor. Keberadaan orangutan di Kalimantan itu kini terancam punah akibat rusaknya habitat mereka karena hutan tanaman industri, perkebunan sawit dan pertambangan.

Menurut data yang dikeluarkan Departemen Kehutanan, angka deforestasi di Kalimantan pada 2000 sampai dengan 2005 mencapai sekitar 1,23 juta hektar. Artinya sekitar 673 hektar hutan di Kalimantan mengalami deforestasi setiap harinya pada periode tersebut. Luas hutan di seluruh provinsi yang ada di Kalimantan kini sekitar 40,8 juta hektare. Namun menurut Greenpeace, hutan di Kalimantan hanya tersisa 25,5 juta di tahun 2010.

"Perlu sikap tegas dari pemerintah pusat dan daerah untuk menyelamatkan hutan Kalimantan yang tersisa. Selama ini kebijakan pemerintah dibidang ekonomi selalu berbenturan dengan kebijakan konservasi hutan yang jadi cenderung hanya sebagai kebijakan di atas kertas saja", kata Rosek Nursahid. Melalui Ride for Borneo 2014 ini ProFauna akan mengirimkan pesan yang kuat ke pemerintah untuk lebih serius melestarikan hutan dan orangutan Kalimantan.

© 2003 - 2022 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.