Bantuan Bibit Kopi untuk Masyarakat Lokal di Lereng Gunung Arjuna

PROFAUNA Indonesia memberikan bantuan bibit kopi untuk program agroforestry yang dilakukan masyarakat lokal di lereng Gunung Arjuna. Bibit kopi yang diterima masyarakat sejumlah 300 bibit yang diterima oleh petani hutan Subandi dan Sukadi pada hari Selasa (2/6/2026) di kawasan kantor PROFAUNA Indonesia.

Sebelumnya PROFAUNA telah memberikan bantuan bibit kopi sebanyak 1000 ke masyarakat lokal yang lain yang juga menanam kopi di lereng Gunung Arjuna. Jenis bibit kopi yang diberikan ke masyarakat lokal adalah kopi arabica hasil pembibitan yang dilakukan PROFAUNA Indonesia dan Petungsewu Adventure.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PROFAUNA yang telah membantu bibit kopi dengan kualitas baik yang akan membantu masyarakat untuk meningkatkan ekonomi sambil turut menjaga kelestarian hutan," kata petani hutan Subandi.

Bibit kopi tersebut akan ditanam di kawasan perhutanan sosial yang dikelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Wonomulyo di lereng Gunung Arjuna. Sejak tahun 2021, PROFAUNA mendampingi KTH Wonomulyo dalam mengelola hutan secara berkelanjutan.

Sebeluimnya sebagian besar masyarakat lokal di lereng Gunung Arjuna tersebut menanam sayuran seperti kubis, wortel dan kentang. Penanaman sayur di kawasan hutan dengan kemiringan tanah yang curam ini rawan terjadi bencana banjir dan longsor. Untuk itulah kemudian PROFAUNA mendorong petani untuk alih komidit dari menanam sayur menjadi menanam pohon buah dan kopi.

Ajakan PROFAUNA tersebut awalnya sulit untuk diterima, karena tanaman sayur itu dalam hitungan bulan sudah bisa panen. Sementara kopi membutuhkan waktu beberapa trahun untuk bisa dipanen hasilnya. Namun dengan pendekatan terus menerus dan menunjukan bukti bahwa tanaman kopi punya nilai ekonomi yang baik, akhirnya masyarakat lokal mulai banyak menanam kopi.

Untuk mendukung program agroforfestry yang dilakukan masyarakat lokal tersebut, PROFAUNA bersama Petungsewu Adventure mengelola pembibttan kopi di Malang. Hasil pembibitan ini kemudian diberikan gratis ke masyarakat lokal yang membutuhkan. Selain itu, adanya pembibitan kopi ini juga menjadi media edukasi bagi masyarakat yang ingin belajar tentang pembibitan pohon.

Pendiri PROFAUNA Indonesia Rosek Nursahid mengatakan, "mustahil kita menjaga kelestarian hutan jika tidak melibatkan masyarakat lokal yang ada di sekitar hutan atau bahkan yang hidup di dalam kawasan hutan. Program agroforestry ini menjadi salah satu cara untuk menjalin kolaborasi dengan masyarakat lokal"

© 2003 - 2026 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.