Jangan Beli Satwa Liar!

Jangan Beli Satwa Liar!Aktivis ProFauna Indonesia melakukan kampanye di Sidoarjo, Jawa Timur, untuk menghimbau masyarakat agar tidak membeli satwa liar yang diperdagangkan. Dalam aksi kampanye yang dilakukan pada hari Minggu (15/7/2012) itu puluhan aktivis ProFauna bertiduran di tepi jalan di kawasan Taman Pinang sebagai simbol kepunahan satwa liar akibat diperdagangkan.

Juru kampanye ProFauna Indonesia, Radius Nursidi, mengatakan, "Perdagangan satwa liar itu menjadi pemicu utama kepunahan satwa liar di alam setelah rusaknya habitat, karena sebagian besar satwa liar yang diperdagangkan itu adalah hasil tangkapan dari alam". Radius menambahkan, "untuk itu ProFauna mengajak masyarakat untuk membantu menghentikan perdagangan satwa liar ini dengan cara tidak membelinya, hal ini untuk memutus rantai perdagangannya".

Survey ProFauna di Sidoarjo di dua tempat yaitu di Pasar Larangan dan Gading Fajar menunjukan bahwa adanya perdagangan satwa dilindungi di tempat tersebut. Dalam sebuah survey bulan Juli 2012, ProFauna menjumpai satwa langka yang dijual di tempat tersebut yaitu kakatua jambul kuning (Cacatua sulphurea) dan burung nuri bayan (Eclectus roratus). Burung kakatua dan bayan itu ditawarkan seharga Rp 1,5 juta per ekor. Dikuatirkan jika tidak segera ditangani, maka perdagangan satwa liar di Sidoarjo itu akan semakin marak.

Sementara itu survey ProFauna di sejumlah pasar burung di Surabaya yaitu Kupang, Bratang dan Turi yang dilakukan pada bulan Juni 2012, menunjukan Surabaya masih menjadi salah satu kota yang paling banyak menjual burung nuri dan kakatua. Di ketiga pasar burung itu dengan mudah dijumpai berbagai jenis burung nuri dan kakatua antara lain kesturi ternate (Lorius garrulous), kakatua putih (Cacatua alba), nuri kalung ungu (Eos squamata), nuri kepala hitam (Lorius lorry), perkici pelangi (Trichoglossus haematodus), betet biasa (Psittacula alexandri), nuri maluku (Eos bornea), bayan (Eclectus roratus). Burung tersebut kebanyakan merupakan tangakapan dari alam di Papua dan Maluku.

© 2003 - 2022 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.