Serunya WAW di Perkebunan Kopi Plampang Situbondo, Teramati 47 Jenis Burung

Serunya WAW di Perkebunan Kopi Plampang SitubondoTanggal 12 - 14 Oktober 2012 sebanyak 18 aktivis ProFauna Indonesia melakukan kegiatan Wild Animal Watching (WAW) ke Perkebunan Kopi Plampang, Kabupaten Situbondo melalui jalur offroad yang begitu panjang. Plampang menjadi menarik karena perkebunan ini dikelilingi hutan yang masih bagus yang menjadi habitat sekitar 100 jenis burung. Teridentifikasi burung-burung yang ada di Plampang itu tidak terlepas dari pengamatan rutin yang dilakukan oleh Arif Rahman, seorang supporter ProFauna yang bekerja di perkebunan kopi Plampang.

Serunya WAW di Perkebunan Kopi Plampang SitubondoArif Rahman yang akrab disapa Maman itu jugalah yang menjadi tuan rumah kunjungan aktivis ProFauna Indonesia ke Plampang yang lokasinya cukup dekat dengan Gunung Ijen. Plampang merupakan bagian dari Kebun Kayumas milik PTPN XII ( Persero). Udara di Plampang lumayan dingin karena berada pada ketinggian 1600 m dpl. Hutan yang berbatasan dengan Kebun Plampang tampak masih bagus yang menjadi habitat berbagai jenis satwa liar seperti merak, lutung jawa, elang jawa, dan lain-lain.

Selama 3 hari berada di Plampang, tim ProFauna Indonesia berhasil mengamati 47 jenis burung dan 2 jenis primata. Primata yang terlihat adalah jenis lutung jawa dan monyet ekor panjang yang banyak dijumpai di sepanjang jalan menuju Plampang. Jenis-jenis burung yang berhasil diindentifikasi antara lain:

  1. Sikep Madu Asia (Pernis ptilorhynchus)
  2. Elang-alap Nipon (Accipiter gularis)
  3. Elang-alap Cina (Accipiter soloensis)
  4. Elang Hitam (Ictinaetus malayensis)
  5. Elang Brontok (Spizaetus cirrhatus)
  6. Gemak (Turnix sp.)
  7. Ayam Hutan Hijau (Gallus varius)
  8. Punai (Treron sp.)
  9. Serindit Jawa (Loriculus pusillus)
  10. Kangkok Ranting (Cuculus saturates)
  11. Kangkok (Cuculus sp.)
  12. Kadalan Birah (Phaenicophaeus curvirostris)
  13. Walet-Palem Asia (Cypsiurus balasiensis)
  14. Tepekong Jambul (Hemiprocne longipennis)
  15. Cekakak Jawa (Halycon cyanoventris)
  16. Cekakak Sungai (Todirhampus chloris)
  17. Kirik-kirik Senja (Merops leschenaulti)
  18. Julang Emas (Aceros undulatus)
  19. Takur Tulungtumpuk (Megalaima javensis)
  20. Takur Tohtor (Megalaima armillaris)
  21. Takur Ungkut-ungkut (Megalaima haemacephala)
  22. Caladi Ulam (Dendrocopos macei)
  23. Pelatuk, rancu antara Pelatuk Besi (Dinopium javanense) atau Pelatuk Tunggir-emas (Chrysocolaptes lucidus)
  24. Sempur-Hujan Rimba (Eurylaimus javanicus)
  25. Layang-layang Batu (Hirundo tahitica)
  26. Layang-layang Loreng (Hirundo striolata)
  27. Jinjing Batu (Hemipus hirundinaceus)
  28. Sepah (Pericrocotus sp.)
  29. Cucak Kutilang (Pycnonotus aurigaster)
  30. Cucak Gunung (Pycnonotus bimaculatus)
  31. Merbah Cerukcuk (Pycnonotus. goiavier)
  32. Brinji Gunung (Iole virescens)
  33. Srigunting Kelabu (Dicrurus leucophaeus)
  34. Gelatik-Batu Kelabu (Parus major)
  35. Cingcoang Coklat (Brachypteryx leucophrys)
  36. Meninting Besar (Enicurus leschenaulti)
  37. Cica-Koreng Jawa (Megalurus palustris)
  38. Cinenen Jawa (Orthotomus sepium)
  39. Prenjak Jawa (Prinia familiaris)
  40. Sikatan Sisi-gelap (Muscicapa sibirica)
  41. Sikatan Ninon (Eumyias indigo)
  42. Kipasan Belang (Rhipidura javanica)
  43. Bentet Kelabu (Lanius schach)
  44. Cabai Jawa (Dicaeum trochileum)
  45. Cabai Gunung (Dicaeum sanguinolentum)
  46. Kacamata Biasa (Zosterops palpebrosus)
  47. Gagak (Corvus sp.)

Terima kasih kepada supporter ProFauna Indonesia yang telah ikut kegiatan WAW di Plampang. Terima kasih khusus ditujukan ke Maman yang telah menyediakan akomodasi selama kegiatan berlangsung. Sampai jumpa di kegiatan ProFauna selanjutnya!

© 2003 - 2020 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.