Review ProFauna tentang Perdagangan Satwa Liar di Pasar-Pasar Burung 2011: Masih Tinggi Perdagangan Satwa Dilindungi Di Indonesia

Kukang di pasar burung JatinegaraSejak tahun 1996, ProFauna Indonesia secara rutin melakukan monitoring perdagangan satwa liar di pasar-pasar burung yang ada di Jawa dan Bali. Monitoring ini dilakukan untuk mengetahui trend perdagangan satwa liar yang bisa digunakan sebagai bahan kampanye dan penegakan hukum.

Sepanjang tahun 2011 ProFauna Indonesia melakukan monitoring perdagangan satwa primate, parrot dan jenis dilindungi di 8 pasar burung di Jawa dan Bali, antara lain:

  • Pasar burung Splendid, Malang
  • Pasar burung Bratang, Surabaya
  • Pasar burung Kupang, Surabaya
  • Pasar burung Turi, Surabaya
  • Pasar burung Pramuka, Jakarta
  • Pasar burung Jatinegara, Jakarta
  • Pasar burung Barito, Jakarta
  • Pasar burung Satria, Denpasar

Perdagangan Primata

Sepajang tahun 2011, di kedelapan pasar burung tersebut setiap bulannya rata-rata ada 85 ekor primate yang diperdagangkan. Primata yang dijual tersebut terdiri dari 3 spesies yaitu monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), lutung jawa (Trachypithecus auratus) dan kukang (Nycticebus coucang).

Gambar 1. Prosentase jumlah rata-rata primata yang diperdagangkan di pasar burung tahun 2011

Prosentase jumlah rata-rata primata yang diperdagangkan di pasar burung tahun 2011

Pasar Burung yang paling banyak menjual primata adalah pasar Pramuka Jakarta dan kemududian yang kedua adalah pasar Jatinegara. Sedangkan jenis primata yang paling banyak diperdagangkan adalah kukang, yaitu rata-rata 12 ekor per bulan.

Perdagangan Burung Nuri dan Kakatua

Untuk burung nuri dan kakatua, pada tahun 2011 diperdagangkan rata-rata sebanyak 76 ekor setiap bulannya. Burung yang diperdagangkan itu terdiri dari 11 spesies yaitu: kesturi ternate (Lorius garrulous), kakatua putih (Cacatua alba), nuri kalung ungu (Eos squamata), nuri kepala hitam (Lorius lorry), perkici pelangi (Trichoglossus haematodus), serindit jawa (Loriculus pussilus), betet biasa (Psittacula alexandri), bayan (Eclectus roratus), nuri ambon (Eos bornea), kakatua tanimbar (Cacatua goffini) dan kakatua jambul kuning (Cacatua galerita).

Gambar 2. Diagram perbandingan jumlah rata-rata dan jenis parrot yang diperdagangkan disejumlah pasar burung pada tahun 2011

Diagram perbandingan jumlah rata-rata dan jenis parrot yang diperdagangkan disejumlah pasar burung pada tahun 2011

Pasar burung yang paling banyak menjual burung nuri dan kakatua adalah pasar burung Pramuka dan yang kedua adalah Bratang Surabaya. Sedangkan pasar burung yang paling sedikit menjual burung nuri dan kakatua adalah pasar burung Malang.

Perdagangan Satwa Dilindungi

Perdagangan satwa dilindungi (selain jenis primata dan parrot) pada tahun 2011 juga masih tinggi. Setiap bulannya ditemukan rata-rata 21 ekor satwa dilindungi yang dijual di pasar burung tersebut. Jenis satwa dilindungi yang dijual itu terdiri dari 12 spesies yaitu elang ular (Spilornis cheela), elang laut (Haliaeetus leucogaster), kucing hutan (Prionailurus bengalensis), elang tikus (Elanus caereuleus), rangkong (Buceros rhinoceros), paok pancawarna (Pitta guajana), landak jawa (Hystrix brachyuran), jalak putih (Sturnus melanopterus), serak jawa (Tyto alba),Tohtor (Megalaima armilaris) dan alap alap sapi (Falco moluccensis).

Jika ditotal dengan jenis primata dan parrot yang dilindungi, maka setiap bulannya rata-rata ada 44 ekor satwa dilindungi yang dijual di pasar burung. 44 ekor satwa dilindungi tersebut terdiri dari 17 spesies.

Gambar 3. Perbandingan jumlah rata-rata dan jenis satwa dilindungi yang diperdagangkan disejumlah pasar burung pada tahun 2011

Perbandingan jumlah rata-rata dan jenis satwa dilindungi yang diperdagangkan disejumlah pasar burung pada tahun 2011

Informasi lebih lanjut silahkan hubungi ProFauna di email rosek@profauna.net atau international@profauna.net.

© 2003 - 2019 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.