PROFAUNA Terus Kampanye Anti Perdagangan Penyu di Bali

Lembaga Protection of Forest & Fauna (PROFAUNA) tidak mengenal lelah melakukan kampanye anti perdagangan penyu di Bali sejak tahun 1999. Sejumlah aktivis PROFAUNA kembali melakukan kampanye itu pada tanggal 15 Maret 2015 di Kota Denpasar. Bali. Mereka berjalan keliling pusat kota dengan membawa poster bertuliskan "Lestarikan Penyu" dan "Don't Kill Sea Turtles".

Meski perdagangan daging penyu hijau di Bali sedah menurun, namun faktanya perdagangan tersebut masih terjadi secara diam-diam. Bukti masih berlangsungnya perdagangan daging penyu itu, terungkap ketika polisi berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 51 ekor penyu hijau dari Madura ke Bali pada tanggal 18 November 2014 yang lalu.

Melihat kondisi itu PROFAUNA masih terus melakukan kampanye dan edukasi tentang perlindungan penyu di Bali. PROFAUNA juga mendukung masyarakat lokal di Kabupaten Jembrana yang menjalankan program konservasi penyu di Pantai Airkuning.

© 2003 - 2019 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.