PROFAUNA Bicara tentang Konservasi Penyu di Depan Kepala-Kepala Kampung Kabupaten Berau

Aktivis Protection of Forest & Fauna (PROFAUNA), Bayu Sandi, berbicara tentang konservasi penyu di depan 10 kepala kampung yang ada di Kabupaten Berau dalam sebuah pertemuan yang digagas oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Berau pada tanggal 28 Oktober 2014. Kepala kampung yang hadir berasal dari 3 pulau yaitu Pulau Mataha, Derawan, dan Balikukup.

Dalam pertemuan yang diadakan di Tanjung Redeb tersebut, Bayu memaparkan tentang pembesaran tukik yang justru berdampak buruk bagi pelestarian penyu. PROFAUNA menjelaskan bahwa sebaiknya tukik yang baru menetas itu secepat mungkin dilepas ke laut, tidak ditahan berlama-lama dalam bak penampungan. Artikel tentang pembesaran tukik silahkan lihat di link berikut: http://www.profauna.net/id/kampanye-penyu/membesaran-tukik-eksploitasi-penyu-atas-nama-konservasi

Selain membahas tentang konservasi penyu, juga dibahas tentang masalah pelestarian hiu paus, kima dan manta. Pertemuan itu diadakan karena penangkapan satwa laut yang dilindungi dan juga perusakan habitatnya semakin marak terjadi di Berau, Kalimantan timur, sehingga perlu diadakan koordinasi antara DKP, pemerintah daerah, nelayan, LSM dan kepala kampung. Setelah pertemuan ini, direncanakan akan ada pertemuan yang lebih besar lagi yang melibatkan petugas kepolisian dan TNI yang akan bertugas melakukan penegakan hukum terhadap kasus kejahatan satwa liar itu.

© 2003 - 2019 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.