Masyarakat Serahkan Telur Penyu ke Fasilitas Konservasi Penyu di Pantai Airkuning

Sepasang suami istri, I Nyoman Ronden dan Ni Wayan Badri, warga Banjar Telepud, Desa Delod Berawah, Kabupaten Jembrana, menyerahkan secara sukarela 83 butir telur penyu ke kelompok pelestari penyu Segara Urip di Pantai Airkuning pada tanggal 19 Maret 2014. Kelompok pelestarian penyu Segara Urip yang dibina oleh ProFauna itu dengan senang hati menerima penyerahan telur itu yang kemudian telur ditanam lagi di fasilitas konservasi penyu yang ada di Pantai Airkuning, Jembrana, Bali. Menurut keterangan suami istri yang berhati baik itu, telur ditemukan di Pantai Delod Berawah yang berdekatan dengan Pantai Airkuning.

"Penyerahan telur penyu secara sukarela ini merupakan tindakan terpuji yang patut didukung, karena selama ini sebagian masyarakat di Jembrana masih berburu telur penyu dan mereka akan menyerahkan telur penyu jika ada imbalan uang", kata Bayu Sandi, juru kampanye ProFauna Indonesia.  ProFauna dan kelompok Segara Urip selain menyelamatkan penyu yang ada di Pantai Jembrana, juga giat melakukan program edukasi ke masyarakat dan sekolah tentang konservasi penyu dan bagian tubuhnya seperti telur. "Membeli telur penyu dari masyarakat termasuk untuk alasan konservasi, jelas bukan tindakan baik karena itu tidak mendidik dan juga melanggar hukum karena telur penyu itu dilindungi", tegas Bayu.

© 2003 - 2019 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.