Bupati dan Ratusan Siswa Kampanyekan Stop Perburuan dan Perdagangan Hewan Primata

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com - Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah bersama ratusan siswa mengkampanyekan stop perburuan dan perdagangan hewan primata di Kabupaten Kobar Minggu (28/1/2018). Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Primata Indonesia ini dilaksanakan di kawasan Bundaran Pancasila Pangkalan Bun. Kegiatan ini juga diikuti kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) dilingkup Pemkab Kobar dan instansinya lainnya yang terlibat. 

Bupati mengatakan, kebersamaan untuk menjaga lingkungan dan primata sangat penting. Karena itu kegiatan ini menurut dia tepat diselenggarakan, mengingat Kobar terdapat banyak primata yang wajib dilindungi dan dijaga, terutama primata orangutan yang telah menjadi ikon Taman Nasional Tanjung Puting.  

"Inilah yang kita harapkan, bahwa semangat masyarakat di dalam melestarikan ekosistem dan lingkungan, seiring misi pemerintah daerah untuk menggerakkan perekonomian, melalui promosi wisata berupa kelestarian dan keindahan alam, serta keunikan flora dan fauna yang ada di dalamnya,"ungkap Nurhidayah saat menyampaikan sambutannya.

Pada kesempatan itu Nurhidayah juga mengajak semua pihak yang hadir untuk meningkatkan kesadaran, pemahaman serta pengetahuan tentang betapa pentingnya menjaga alam terutama primata, bukan hanya untuk saat ini, tetapi untuk masa depan.

Sementara itu pantauan Kalteng Ekspres.com di lapangan, dalam rangka memperingati Hari Primata Indonesia Tahun 2018 di Kobar, Bupati bersama beberapa elemen masyarakat menggelar long march di area Car Free Day Pangkalan Bun Jalan HM. Rafii.

Kegiatan yang digagas oleh Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Wilayah Pangkalan Bun ini merupakan puncak rangkaian kegiatan peringatan Hari Primata Indonesia, dimana sebelumnya telah dilaksanakan sosialisasi ke sekolah-sekolah terkait keberadaan primata dan upaya perlindungannya.

Puncak acara kali ini ditandai dengan pembacaan sekaligus penandatanganan deklarasi dukungan terhadap konservasi primata di kabupaten Kobar oleh Bupat Kobar yang mewakili Balai Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) SKW II Kalteng, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta Forum Komunikasi Kader Konservasi (FK3I) Wilayah Pangkalan Bun

Sumber: kaltengekspres.com

© 2003 - 2018 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.