Berita

ProFauna Menerima Penghargaan Internasional dari UK

Kiprah ProFauna Indonesia selama 15 tahun terakhir ini dalam mengungkap kasus-kasus perdagangan dan eksploitasi satwa di Indonesia mendapatkan apresiasi dari organisasi internasional dari UK yaitu Royal Society for the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA). RSPCA yang merupakan organisasi satwa tertua dan salah satu yang terbesar di dunia itu menganugrahkan Special Investigation Award kepada ProFauna pada tanggal 11 September 2010 di kantor pusat RSPCA di UK.

Siaran Pers: Banjir Melanda Putussibau, ProFauna Mendesak Pemerintah Mencabut Izin Konsesi Hutan Di Kapuas Hulu

(25/08/2010) Banjir yang terjadi pada tanggal 23 Agustus 2010 di Putussibau Kapuas hulu, Kalimantan Barat, adalah sebuah dampak buruk dari kebijakan pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) yang dilakukan oleh pemerintah. Selama ini segala bentuk peruntukan dan pengalih fungsian hutan kebanyakan ditentukan oleh pemerintah, sedangkan masyarakat lokal seringkali terpinggirkan.

Siaran Pers: ProFauna Mendesak Pemerintah Untuk Hentikan Penebangan Hutan di Kapuas Kalimantan Barat

(09/08/2010) Upaya penghancuran hutan alam di Kalimantan sampai saat ini masih saja terjadi. Salah satunya adalah apa yang dilakukan oleh PT. Toras Banua Sukses di Kapuas Hulu Kalimantan Barat. Berbekal surat izin IUPHHK yang diperoleh pada tanggal 19 Februari 2002 Nomor:522/105/PH/2002 seluas 22.000 ha yang mendapat pembaharuan izin usaha pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) seluas 24.920 ha, melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 107/MENHUT-II/2006 tanggal 17 April 2006.

Siaran Pers: ProFauna dan Organisasi Internasional Menolak Ekspor Owa Jawa

(06/08/2010) ProFauna Indonesia dan International Primate Protection League (IPPL) menolak wacana untuk ekspor owa jawa (Hylobates moloch). Penolakan ProFauna itu dilontarkan dalam aksi demonstrasi di Sukabumi bersamaan dengan diadakannya workshop PHKA Departemen Kehutanan dan Howletts the Aspinall Animal Park. Demonstrasi ProFauna itu dipicu adanya draft agenda dalam workshop tersebut yang akan membahas kriteria untuk mengeskpor owa jawa ke luar negeri.

Seruan ProFauna di hari bumi: Saatnya Berubah, untuk Hutan dan Kehidupan Kita

Setiap tanggal 22 April para pecinta lingkungan merayakan hari bumi yang pertama kalinya digagas oleh Gaylord Nelson, seorang senator di Amerika, pada tahun 1970. Sejak itu setiap orang (baca; pecinta lingkungan) selalu memperingati tanggal 22 April sebagai hari bumi. Peringatan hari bumi itu diekspresikan secara beragam, mulai dari diskusi, seminar, demonstrasi, pameran hingga pentas musik. Tanggal 22 April seakan-akan menjadi hari yang membuat kita ingat akan nasib bumi yang kian "tua" dan rapuh.

Siaran Pers: ProFauna Menolak Wacana untuk Memasukkan Perkebunan Sawit Sebagai Bagian dari Hutan

(07/04/2010) Munculnya wacana dari Departemen Kehutanan untuk memasukkan perkebunan sawit sebagai bagian dari hutan dalam peraturan menteri kehutanan, adalah sebuah kontroversi yang semakin memperlihatkan dualisme kepentingan pemerintah dalam upaya konservasi sumberdaya alam. Wacana itu diungkapkan oleh Dirjen Bina Produksi Kehutanan Hadi Daryanto di sebuah media massa pada tanggal 10 Februari 2010.

Halaman

Subscribe to RSS - Berita
© 2003 - 2019 ProFauna Indonesia

ProFauna Indonesia (Temukan kami di Google+) adalah lembaga independen non profit berjaringan internasional
yang bergerak dibidang perlindungan dan pelestarian satwa liar dan habitatnya.